Puisi Cinta
Kumpulan Puisi Cinta, puisi cintanya terbaru, terupdate, terbaik dan silahkan bagi yang ini berbagi puisi.
Riwayat Cinta – oleh Abuyamin, SP.
Aku di depanmu… Kuceritakan lagi tentang riwayat cinta..! Tiga hari yang lalu, Pernah kubayangkan indahnya purnama: Begitu langit bertaburkan bintang dan kunang-kunang menari, menyapa cinta yang aku bawa. Sekarang….. Aku di depanmu dengan cinta yang aku bawa Entah kenapa dada ini terasa sesak dan aku tidak bisa apa-apa selain menghentikan langkahku…. Jatuh…. Dan jatuh cinta […]
Masa depanku – oleh Resya Rusyana Sukmayati
Aku punya masa lalu Dia punya masa lalu Dan kita sama-sama mempunyai masa lalu Namun sekarang berbeda Dimana lembaran-lembaran lalu tersebut telah ku kubur dalam-dalam Dan dia ? Iya dia sekarang dia milik ku Aku bagian dari hidupnya Aku yang selalu hadir di hari-harinya Aku yang selalu ada di suka dukanya di waktunya Aku nyaman […]
Jatuh Cinta – oleh Nabella
Aku bingung.. Apa yang kurasa saat ini Disetiap aku menatapnya Mengapa jantung berdetak sangat cepat.. Seakan-akan jantung ini tak berfungsi dengan normal.. Aku merasa sangat nyaman saat bersamanya.. Apakah ini berhubungan dengan CINTA.. Rasa ini sangatlah INDAH.. Ku ingin sekali menyentuh wajahnya.. Ku ingin sekali memeluknya.. Apakah aku merasakan CINTA.. Tuhan ku sangat menyayanginya.. Jagalah […]
Akulah pemilik cinta paling hebat – oleh Mohd Syafiq
Akulah pemilik cinta paling hebat! jika bulan boleh kupikat pasti matahari sedih dan merungut jika cintaku boleh diduplikat pasti bahagia warga dunia sejagat syukur,nilai moralku bukan dibawah agregat jika tidak,semua lelaki adalah bujang terlajak dan duda merempat! Akulah pemilik cinta paling hebat! cintaku likat dalam darah ligat mengalir tanpa terencat cintaku kuat! mampu menyingsing lengan […]
Dimensi Rasa – oleh Faizal Chandra Mulia
Kulewati setiap malam tanpa batas Merengkuh deburan rasa dihati Pada sepi kubernyanyi lirih untukmu Pada gelap kumelukis wajahmu Engkaulah nyonya dalam jiwaku Pemilik yang disebut orang itu cinta Padahal menurutku lebih dari itu Tak akan kutitipkan pada siapapun Entah siapapun itu aku tak rela Biar kuketuk sendiri hati nyonya Tak akan kutawar harga balasmu Apalagi […]
Pemuja – oleh Intan Dwi Lestari
Aku berdiri di sana Bersama rintik dan denting sepi Seandainya kau menoleh sedikit saja, disana ada aku Memandangmu sejak hari itu kala kau menyapa pandanganku Ada aku Disini mendendangkan rindu dan sepiku Dimana kau tak pernah menengokkan kepalamu Disini ada aku Berusaha mengubur segala rasa karena lelah menunggumu Sepi adalah bahasa cintaku Rindu adalah rasa […]
Dua Hati – oleh Ida Ismara
Kuciptakan keindahan dihatimu Kutanamkan kerinduan di jiwamu Terhampar luas samudera kasihku Tebarkan kedamaian bagi hidupmu Untaian kata demi kata yang terucap Terangkai indah dalam setiap kalimat Laksana ajimat yang telah terpahat Pengikat dua hati yang saling terpikat Senandung nada cinta yang mengalun syahdu Lembut berbisik seiring hembus sang bayu Belai kasih berlabuh di kesunyian Membangkitkan […]
Tak Perlu Judul – oleh Nanda Insadani
Kau adalah padang pasir yang paling rimbun Diatas lembutnya butir-butirmu, hatiku terkulai manja Dalam hangatnya partikelmu, jiwaku bersandar lega Walau kadang gersang, namun hatiku rindang Kau adalah limbah yang mengharumkan otakku yang metropolitan Tak meyakinkan dan menyebalkan Memandangmu aku sungkan, tapi kadang kau menawan Senyum tawa yang menjijikkan, itulah yang aku inginkan Kau adalah spons […]
Hatiku Seperti Buku – oleh Henny Marlita Sari
Hatiku Seperti Buku Kubuka sebuah buku lalu berlahan mulai aku sapukan tenta merahku. Dihalaman pertama aku tuliskan nama kedua orang tuaku Karena tanpa mereka aku tidak akan lahir kedunia ini ( I love you ayah ibu) Kubuka lagi bukuku lembar demi lembar dan kutemukan halaman paling tengah aku tuliskan nama-nama orang yang telah menyakiti hatiku […]
Ini Untukmu – oleh Mosdalifah
Embun membasahi dedaunan Senantiasa hadir dengan bulir kesejukan dan keanggunan Sama seperti sapaan yang pula hadir dikala pagi membuta Disana terpancar keindahan yang mungkin sejati Juga senyum sebatas dinding maya yang tak terukur berapa mil jauhnya Nafas ini melemah… Karena bahagia yang tak ada habisnya Juga rasa yang telah engkau tuang dalam hidupku Perlu kau […]